Adsense

Tips sukses bisnis ternak lele dan cara budidaya ikan lele media ember


Budidaya ternak ikan lele

Dengan anjloknya ekonomi menuntut kita untuk berpikir dan mengasah otak bagaimana dapat menyambung hidup jika kita bukanlah seorang pegawai. Bagi kalian yang kehilangan pekerjaan dan ingin mencoba hal baru, ada kiranya menjajaki bisnis ternak lele. Bisnis ternak lele itu gampang gampang susah tergantung niat dan kemauan kita sebagai pelaku bisnis. Untuk mari kita pelajari apa saja yang dibutuhkan untuk menjalani bisnis ternak lele

Sebelum kita bahas bisnis ternak lele, kita harus tahu terlebih dahulu mengani ikan lele. Ikan lele adalah ikan jenis air tawar, ikan lele merupakan salah satu jenis lauk ikan yang diminati oleh masyarakat Indonesia karena rasanya yang enak dan harganya murah. Sampai sini tentu sudah paham korelasi dari bisnis ikan lele.

Kenali ikan lele

1. Bentuk ikan lele

Ikan lele memiliki tubuh panjang dan lebar di bagian kepala dengan bentuk pipih. Kepala ikan lele sangat keras dan memiliki ukuran hingga seperempat tubuh lele. Ikan lele tidak memiliki sisik dan berwarna gelap dan memiliki beragam sirip disekitar perut. Di bagian kepala lele terdapat sungut atau disebut kumis sebanyak 4 pasang yang digunakan untuk mendeteksi makanan

2. Habitat lele

Seperti penjelasan diatas, ikan lele hidup di air tawar. Ikan lele hidup di perairan yang tenang seperti genangan, rawa rawa. Terkadang ikan lele juga di budidayakan di tempat air yang kotor seperti sawah, got, selokan. Ikan lele melakukan aktifitas ketika malam hari karena ikan lele bersifat nocturnal.

2.     Pembuatan kolam ikan lele

Kolam ikan lele bisa terbuat dari apa saja, bisa dibuat dengan menggali tanah, kolam semen, terpal, dan lain lain.

Bagi yang ingin memulai bisnis ternak lele, bisa mencoba dengan menggunakan kolam dari drum atau wadah berbentuk kotak dan sebagainya yang dilapisi terpal agar tidak terjadi kebocoran air. Secara umum kolam dari terpal adalah yang paling cocok untuk pemula.


Setelah kita paham mengenai ikan lele dan kolamnya yang menggunakan terpal, kita lanjut membahas tentang benih benih ikan lele. Benih lele sangat mudah ditemukan diberbagai pasar tradisional, tinggal kita pilih sendiri benih mana yang bagus dan yang cocok untuk budidaya ikan lele

Tips memilih benih ikan lele:

  1.  Benih ikan lincah dan bergerak cepat kesana kemari
  2.  Memiliki panjang kurang lebih 7cm
  3.  Tidak memiliki kecacatan

Dengan memiliki benih ikan lele yang berkualitas, selanjutnya adalah tahap penyebaran benih kedalam kolam. Penyebaran benih ikan lele tidak boleh sembarangan asal menyebar. Benih ikan lele masih kecil kecil dan sensitive dengan perbedaan air dari wadah dan di kolam. Cara menyebar benih ikan lele dilakukan dengan cara memasukan wadah benih ikan lele kedalam kolam yang baru. Cara menebar benih ikan lele ini bertujuan agar benih ikan lele beradaptasi dengan iklim air di kolam baru. Biarkan wadah benih ikan lele didalam kolam hingga benih ikan lele menyebar sendiri. Jika sudah menyebar sendiri artinya benih ikan lele sudah beradaptasi dan wadah bisa diambil dari kolam. Proses ini biasanya membutuhkan hingga 20 menit. Untuk pola penebaran benih ikan lele menggunakan rasio 1000 ekor/m3. 

Cara perawatan budidaya ikan lele

Budidaya ikan lele tidak serta merta membuat kolam dan mengisinya dengan benih ikan lele lantas hanya memberi makanan rutin, beberapa perawatan juga harus diperhatikan agar hasil budidaya baik dan juga terhindar dari berbagai macam penyakit dan hama.

Cara perawatan sebagai berikut:

  1. Pembersihan dinding kolam dari jamur dan lumut
  2. Mengganti air kolam secara berkala
  3. Mengecek kesehatan dengan mengamati pola gerak ikan lele
  4. Memberikan suplemen organic cair untuk memperbaiki kondisi air dalam kolam dan membasmi hama

Panen ikan lele

Budidaya ikan lele akan menghasilkan panen sekitar 2 bulan jika proses ternak ikan lele yang dilakukan dengan baik. Umumnya setiap kolam akan menghasilkan 7 – 10 ikan lele dengan berat sekitar 1kg.

Cara panen ternak ikan lele dilakukan dengan cara menyurutkan air terlebih dahulu dan menggunakan serokan untuk mengambil ikan lele. Jika tidak memiliki serokan, bisa juga dengan menggunakan jaring. 

Tips dan trik budidaya ikan lele

  1. Tinggi air kolam sewajarnya, sekitar 80 – 100cm cukup agar sinar matahari dapat menembus permukaan dasar kolam
  2. Pastikan permukaan dasar kolam bersih dari kotoran dan sisa sisa pakan. Karena jika tidak bersih akan menimbulkan jamur dan bakteri. Hal ini bisa menyebabkan penyakit terhadap benih ikan lele bahkan bisa menimbulkan kematian
  3. Gunakan pakan ikan lele yang mengandung protein hewani dan pakan alternative tambahan, umumnya para budidaya ikan lele menggunakan pakan alternative berupa azolla
  4. Pemberian makanan dilakukan sore hari karena ikan lele bersifat nocturnal dan ikan lele yang bagus diberlakukan puasa siang hari selama 12 jam
  5. Ikan lele yang dipanen memiliki kepala yang tidak terlalu besar. ukuran kepala ikan lele yang melebihi 25% dari ukuran tubuh umumnya tidak laku dipasaran karena memiliki daging yang sedikit

Bagi yang berminat melakukan budidaya ikan lele ada baiknya sebelum melakukan dipastikan terlebih dahulu tujuan dari budidaya tersebut, bagi yang untuk mencoba sebagai hobi baru maka boleh boleh saja. Tetapi bagi yang ingin melakukan sebagai buka bisnis baru, ada baiknya melakukan riset terlebih dahulu mengenai penjualan ikan lele di pasar dan warung makan terutama makanan seperti pecel lele dan warung makanan laut. Selamat mencoba

Belum ada Komentar untuk "Tips sukses bisnis ternak lele dan cara budidaya ikan lele media ember"

Posting Komentar

Google analytic

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel